Cinta Seni Wayang Indonesia, Perempuan Bule Ini Segera Kembangkan Wayang Lewat Media Digital

Hampir semua warga yang menyaksikan pertunjukkan wayang kulit pun seakan dibuat penasaran serta tak bisa melepaskan pandangannya kepada sosok perempuan muda yang  terlihat serius mencermati aksi dalang Matthew Isaac Cohen (52) saat memainkan sejumlah tokoh wayang.

Perempuan muda berambut ikal sebahu itu tak lain adalah putri dari dalang Matthew Isaac Cohen yang bernama Hannah Sita (20).

Hannah yang berkebangsaan Inggris itu kerap bersama ayahnya yang seorang dalang, karena ia juga ikut jatuh cinta pada wayang.

Bahkan sekarang ini, ia akan mengembangkan wayang lewat media digital, karena kecintaannya terhadap wayang.

"Saya sering ikut bersama ayah kalau bermain dalang seperti ini. Sudah lama sekali, saya tidak inget sejak tahun berapa," katanya saat ditemui di Desa Kondangsari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Minggu (22/7/2018).

 

Ia sering bolak-balik Inggris dan Bandung karena ada kerabat yang tinggal di Bandung.

Hannah juga sempat membuat gim dari wayang kulit bersama seorang dosen di sebuah universitas di Indonesia.

Saat ini, ia sedang fokus merancang sebuah konsep wayang mulai dari bahan baku, cara membuat hingga bagaimana memainkan wayang yang akan diterapkan di media digital.

Matthew Isaac Cohen menambahkan bahwa sekarang ini dunia perwayangan sudah banyak dikenal di berbagai negara.

"Dunia wayang sudah mulai dikenal, juga di London. Dan antusiasnya sangat bagus sekali," kata Matthew.

Ayah dari tiga orang anak itu menjelaskan jika ia bangga karena kebudayaan wayang masih dilestarikan di Indonesia, di antaranya pada acara Mapag Sri dan Sedekah Bumi.

Keinginan Hannah yang ingin mengembangkan wayang melalui media digital sangat didukung olehnya.

 

 

ARTIKEL DIKOPIPASTE DARI
http://jabar.tribunnews.com/2018/07/22/cinta-seni-wayang-indonesia-wanit...

World Puppet

Informasi seputar dunia pewayangan

Erawati, putri Mandaraka yang hilang

Dewi Erawati adalah putri sulung Prabu Salya, raja negara M

....

Brajadenta, putra Pringgondani yang mbalela

Brajadenta adalah putra ketiga Prabu Arimbaka, adik Prabu Arimba da

....

JATAYU

Garuda Jatayu adalah putra resi Briswawa.

....

1157 M

Kitab ini mengisahkan perang besar antara Pandawa dan Kurawa. Menurut R. M. Sayid kisah ini sebagai sindiran perang antara kerajaan Panjalu dan Jenggala. DIkarang oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh pada pemerintahan Prabu Jayabaya. Sengkalan yang menandai adalah sanga kuda cuddha candrama (1079 Saka atau 1157 Masehi). Pada tahun 1903 kitab tersebut diterbitkan dengan huruf jawa oleh Dr. Gunning sedangkan terjemahan dalam bahasa jawa diterbitkan pada tahun 1934 dalam majalah Jawa No 1 tahun XIV.