Wayang Motekar

Image: 
Indonesian

Tapi, bedanya, jika wayang kulit atau seperti semua bentuk shadow puppet itu berupa pertunjukan bayang-bayang (shadow) satu warna hitam; sedangkan Wayang Motekar telah menemukan teknik baru sehingga bayang-bayang wayang itu bisa tampil dengan warna penuh. Kemungkinan itu terjadi karena prinsip dasar Wayang Motekar menggunakan bahan plastik, pewarna transparan, dan sistem cahaya dan layar khusus.

Wayang Motekar ditemukan dan dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen lebih dari delapan tahun (1993 - 2001). Kali pertama dipentaskan di Bandung pada 30 Juni 2001, saat itu diberi nama oleh Arthur S Nalan dengan sebutan “gambar motekar,” dan pada perkembangan berikutnya Prof. Dr. Yus Rusyana menambahkan sebutan “teater kalangkang” sehingga menjadi “Teater Kalangkang Gambar Motekar.”

Kini, demi mendapatkan nama yang lebih singkat serta langsung terhubung kepada induk keseniannya, maka disebut Wayang Motekar. Pada awalnya adalah pertunjukan Meta Teater (1991-1992) yang antara lain menggunakan alat OHP (Overhead Projector). Setelah pertunjukan tersebut, Herry Dim melakukan uji-coba membuat sejumlah wayang untuk dimainkan di atas OHP.

World Puppet

Informasi seputar dunia pewayangan

Erawati, putri Mandaraka yang hilang

Dewi Erawati adalah putri sulung Prabu Salya, raja negara M

....

Brajadenta, putra Pringgondani yang mbalela

Brajadenta adalah putra ketiga Prabu Arimbaka, adik Prabu Arimba da

....

JATAYU

Garuda Jatayu adalah putra resi Briswawa.

....

1378M

Prabu Brawijaya dari Majapahit menyempurnakan gambar wayang dengan menambahkan warna/sunggingan pada tahun 1378 M atau 1300 Saka. Sengkalan yang menandai peristiwa ini adalah tanpa sirna gunaning atmaja.