Produk dan Pengembangan

Sebagai sebuah produk computer graphic, e-wayang dalam pemanfaatannya menggunakan pendekatan-pendekatan sebagaimana telah dijelaskan dalam bagian media dan teknologi informasi. Contoh kemampuan yang mendukung dalam pemanfaatan e-wayang sebagai berikut:

  1. Menyajikan resolusi gambar yang tinggi. e-wayang mampu mendukung gambar dalam berbagai resolusi sesuai dengan kebutuhan produk akhir. Misalnya untuk media cetak, animasi dan desain web.
  2. Reuse, yaitu dalam satu desain dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan produk akhir.
  3. Reconstruct, yaitu e-wayang mampu mendukung translasi, pose dan kebutuhan-kebutuhan lain yang bisa didukung oleh file dasar e-wayang.
  4. Dengan format yang masih bisa dipisahkan antara pahatan, sunggingan dan lainnya, maka e-wayang dapat mendukung efek bayangan (terlihat bagian pahatan) dan merubah warna sesuai dengan kebutuhan (update dynamic).

Dengan kemampuan sebagaimana tersebut di atas, maka e-wayang mampu mendukung kreatifitas dan inovasi dalam ranah pengkayaan cerita, produk cetak, animasi, ilustrasi dan berbagai macam bentuk-bentuk produk kreatif lainnya.

World Puppet

Informasi seputar dunia pewayangan

Erawati, putri Mandaraka yang hilang

Dewi Erawati adalah putri sulung Prabu Salya, raja negara M

....

Brajadenta, putra Pringgondani yang mbalela

Brajadenta adalah putra ketiga Prabu Arimbaka, adik Prabu Arimba da

....

JATAYU

Garuda Jatayu adalah putra resi Briswawa.

....

903 M

Diperkirakan seni pertunjukan dibawa masuk oleh pedagang India. Namun, kegeniusan lokal dan kebudayaan yang ada sebelum masuknya Hindu menyatu dengan perkembangan seni pertunjukan yang masuk memberi warna tersendiri pada seni pertunjukan di Indonesia. Sampai saat ini, catatan awal yang bisa didapat tentang pertunjukan wayang berasal dari Prasasti Balitung pada tahun 907 M yang berbunyi si Galigi mawayang buat Hyang mawacarita bimma ya kumara.